Jumat , Februari 23 2018
Home / Kuningan Headline / Inilah Solusi dari Bupati Terkait Masalah Limbah Sapi

Inilah Solusi dari Bupati Terkait Masalah Limbah Sapi

Terkait polemik masalah penangan persoalan limbah sapi dari kel. Cipari yang sebagian limbahnya berdampak ke Kel. Winduherang. Bupati Kuningan, Acep Purnama (02-02-2018) menghadiri pertemuan di Aula Kelurahan Cipari dalam rangka mencari solusi yang tepat baik jangka pendek maupun jangka panjang untuk solusi permasalahan ini.

Hadir dalam pertemuan ini para peternak sapi, pengurus koperasi selaku mitra kerja peternak dan perwakilan dari kel. Winduherang, Lurah, Danramil dan lainnya

Mewakili Kel. Winduherang, Dodoy Hadori selaku perwakilan menerangkan “adanya limbah sapi yang berdampak ke Kel. Winduherang mohon kepada para peternak untuk segera di tindaklanjuti dalam penangananya. Jika dibiarkan dampak lingkungan akan semakin parah terlebih lagi jumlah sapinya juga bertambah”

Adapun jumlah sapi berdasarkan data kurang lebih 1778 ekor dengan peternak kurang lebih 400 orang. Sebenarnya penanganan solosi untuk limbah sapi sudah dibahas sebelumnya, namun belum ada titik temu. Semoga sekarang bisa kita cari solusinya bersama.

Bupati Kuningan hadir dalam pertemuan ini didampingi Ir. H. Dodi Nurochmatuddin MP Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM dan Kepala BPLHD

” Alhamdulillah malam ini kita bisa duduk satu meja, satu ruangan untuk membahas terkait dengan mencari solusi pemecahan masalah yang kita hadapi. Apapun yang terjadi saat ini yakin bukan faktor kesengajaan dari para peternak namun karena situasi dan dan kondisi. Tapi bukan berarti hal ini harus dibiarkan melainkan kita duduk bersama untuk mencari solusi supaya tidak terjadi lagi apalagi semakin parah karena jumlah sapi disini semakin bertambah”

Bupati menawarkan alternatif solusi, untuk jangka pendek mulai besok kotoran sapi dimasukan ke karung dari kandang-kandang untuk di simpan dulu. Ini solusi yang paling cepet. Selanjutnya nanti disiapkan mobil. Sambil jalan akan disediakan tanah untuk penampungan sementara.

Kalau lahan sudah ada Bupati menghimbau, dimohon para peternak akan kesadarannya untuk dimasukan ke karung. Tentunya dengan karung dari peternak. “Saya meminta komitmenya dari masyarakat peternak untuk mulai besok limbah kotoran sapi dimasukan ke karung,”harapnya.

Bupati juga menawarkan untuk merelokasi sapi yang nantinya ditempatkan di satu tempat. Dengan disipkan kandang dan lainnya. Adapun pihak pemerintah akan bekerjasama dengan investor. Namun untuk hal ini, silahkan untuk dipikirkan kembali sekaligus sebagai bahan evaluasi kita bersama.

Check Also

Usai Sholat Jumat, Acep Purnama Sempatkan Makan Baso Bersama Warga

Kuninganasri.com-Sudah menjadi kebiasaan Acep Purnama, SH, MH yang selalu melakukan Sholat Jumat bersama warga desa ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *