Setumpuk Harapan Publik Menunggu Kinerja DPRD

Setumpuk Harapan Publik Menunggu Kinerja DPRD

Kuningan- Mantan Ketua KPU Kabupaten Kuningan periode 2013-2018, Heni Susilawati mengkritisi Alat Kelengkapan Dewan (AKD) sampai 2 bulan pasca dilantik belum juga terbentuk. Heni menilai tentunya dengan molornya pembentukan AKD  akan berdampak terhadap pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020.
“Sedangkan tahun anggaran 2020 hanya tinggal dua bulan lagi, paling lambat tanggal 30 Nopember 2019, Pemerintah Daerah dengan DPRD harus sudah tercapai persetujuan bersama terhadap rancangan peraturan daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2020 sebagaimana diatur dalam ketentuan Pasal 312 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah” Jelas Heni

Heni menyoroti belum ada perkembangan signifikan dari kinerja DewanPasca Pelantikan 9 September lalu, wakil rakyat ini masih berkutat pada perdebatan Fraksi, Tatib dan pembentukan alat kelengkapan dewan.
“Ketika mereka terpilih, setumpuk harapan publik tergantung, Hampir dua bulan, masyarakat menatuh harapa besar kepada mereka,banyak pekerjaan yang menunggu” kata Heni.
Perempuan yang juga berprofesi sebagai Dosen di Uniku ini menganggap AKD merupakan elemen penting penunjang kinerja Dewan. Tanpa AKD, DPRD tidak akan bisa bekerja dengan maksimal. Namun, hingga saat ini AKD belum juga terbentuk
Lebih lanjut, Heni berharap anggota DPRD segera menjalankan fungsinya sebagai wakil rakyat  seperti Legislasi, Anggaran dan Pengawasan
“Kita menunggu suara-suara dari wakil rakyat atas permasalahan-permasalahan yang saat ini terjadi di masyarakat, kelangkaan air misalnya” Pungkas Heni. (Beng)