Ratusan Orang Bersih-Bersih Aliran Sungai Cisanggarung

Ratusan Orang Bersih-Bersih Aliran Sungai Cisanggarung

Kuningan,- Sekitar seratusan orang yang berasal dari berbagai elemen yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Peduli Aliran Sungai (AMPAS) , bergotong royong membersihkan aliran Sungai Cisanggarung (24/11/2019). Kegiatan kepedulian yang bertajuk Gerakan Aksi Membersihkan Aliran Sungai Cisanggarung ini, melakukan bersih-bersih sungai dengan panjang aliran sungai sekitar 1,5 km, denga titik awal kumpul di depan Balai Desa Kadugede.

Deri Akbar, salah satu inisiator kegiatan ini mejelaskan beberapa elemen masyarakat yang bergabung dalam aksi ini diantaranya berasal dari Komunitas Kelana Buana, Lenthera, Waja Kopi, Senkom Kuningan, LDII, Saung Indung, Saung Guriang, Timbal, Sismakala, KAMMI, Gerakan Jabar Hejo, Patanjala, Gemapala, Akademisi, Jurnalis dan elemen masyarakat yang lainnya.

“Mungkin ini hanya aksi kecil, akan tetapi kita berharap memberikan dampak yang lebih besar. Untuk konsumsi dan bayar mobil buat angkut sampah pun, ini hasil spontanitas dari urunan para peserta kegiatan.” Jelas Deri.

Kusnadi, Ketua Pelaksana kegiatan merasa terharu dan senang melihat antusias dari berbagai macam elemen masyarakat, atas partisipasinya dalam rangka kegiatan Gerakan Aksi Membersihkan Aliran Sungai Cisanggarung (Gas Beracun).

Laki-laki yang akrab dipanggil Mang Kentung ini menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak-pihak yang sudah berpartisipasi dalam kegiatan ini, dirinya tidak menyangka acara yang digagas beberapa orang tukang ngopi ini dapat apresiasi dari banyak pihak.

“kukucuprakan di walungan cisanggarung, acara tadi dari hasil inisiatif saya dan sahabat-sahabat yang masih peduli terhadap sampah plastik yang ada di walungan cisanggarung,dan saya bersama kawan-kawan merindukan aliran sungai yang bersih kaya jaman dulu saya sewaktu kecil mandi di aliran sungai, mudah-mudahan acara bersih-bersih walungan atau kukucuprakan di walungan bisa terus berlanjut…dan saya berharap agar masyarakat semuanya utama nya yang rumah nya deket aliran sungai tidak lagi membuang sampah ke sungai..” Ujar Mang Kentung.

Sementara itu, Dedi Suhandi Ketua Senkom Kuningan berharap gerakan ini memberikan edukasi positif bagi warga sekitar sungai, agar menjadikan sungai bukan tempat pembuangan berbagai jenis sampah dan kotoran.

“Gerakan bersih-bersih sungai ini merupakan gerakan murni tentang sebuah kepedulian, tanpa embel-embel kepentingan, makanya sebagai ketua Senkom Kuningan sangat mengapresiasi kegiatan ini, dan tentunya bukan cuma apresiasi, tapi mesti ikut terlibat, jadikan sungai sebagai teras bersama” Harap Dedi.

Heni Susilawati, salah satu akademisi yang ikut bergabung dalam kegiatan ini terharu dengan spirit voluntarisme membersihkan Sungai Cisanggarung yang dibalut semangat kesukarelaan berpadu dengan kekuatan gotong royong dari para peserta aksi.

“Relawan turun langsung ke sungai dengan membawa perlengkapan sarung tangan, kantung sampah, semua berbaur dalam kebersamaan. Sebagai stimulan semangat kesukarelaan, kegiatan tersebut layak dicontoh di desa lainnya. ” Kata Heni.

Heni menambahkan beberapa penyebab sebagian warga tanpa pikir panjang membuang sampah sembarangan diantaranya disebabkan minimnya kesadaran tentang pentingnya kebersihan, minimnya edukasi soal sampah dan minimnya fasilitas penampungan sampah.

“Segera bergegas bersihkan lingkungan kita. Sesederhana apapun tindakan kita, pasti akan sangat bermakna bagi lingkungan” Pungkasnya. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *